BEAUTIFUL IN WHITE

image

     

P.S : biar makin enak baca nih ff, coba da sambil dengerin lagu westlife yg beautiful in white, soalnya gw dpt ide dr itu lagu. Enjoy it ^^

        ” HAPPY TAENY DAAYY ALL 😚”

Diruangan minimalis yang terletak didalam sebuah gereja, tampak seorang gadis tengah menatap pantulan dirinya dari cermin yang berdiri kokoh di sudut ruangan. Ia begitu takjub dengan gambaran dirinya sendiri yang begitu cantik serta anggun dalam waktu bersamaan. Namun mata indahnya terlihat seperti ingin menumpahkan linangan air mata. Terlihat sekali jika ia ingin menangis. Namun ia berusaha menahannya agar tidak merusak tatanan make up yang terlihat sempurna itu.

Gaun putih yang melekat indah di tubuhnya menambah kesan anggun serta cantik bak malaikat. Mungkin jika dibandingkan dengan artis cantik mana pun, ia jauh lebih cantik. Jinjjah…

Tok… tok…

” Tiff~ apa kau sudah selesai ??”. Panggil seorang gadis yang sama cantiknya, hanya saja ia tidak memakai gaun anggun seperti gadis tadi.

” Hai jessie~,,, Ne. Aku sudah selesai”. Balas gadis bergaun tersebut dengan seulas senyum yang menambah kesan angel padanya.

” Heiii… gweanchana ?? Kenapa kau seperti ingin menangis huh ??”. Jessica Jung, sahabat dari Tiffany, mempelai wanita itu berjalan mendekat.

” Dihari yang baik ini, seharusnya kau terlihat bergembira Tiffany Hwang. Bukan malah menampilkan wajah ingin menangis mu seperti ini”. Jessica tersenyum sambil sedikit merapihkan gaun tiffany.

” Jessie…  “. Tiffany sedikit kesulitan karena menahan emosi nya agar tidak keluar begitu saja.

“Hmmm ??  Sudahlah kajjah. Semuanya sudah menunggu mu tuan puteri. Apa kau mau membuat pengantin pendek mu itu mengomel karena lama menunggu mu huh? Ah Tiff~”. Jessica membantu tiffany berdiri dan berjalan bersama.

“Ne waeyo jessie ?”. Balas tiffany sambil melangkah pelan dibantu oleh jessica.

” You look so beautiful. I mean, youre amazing”. Puji jessica.

” Hahahahaha kau juga cantik jessie”. Tiffany mengelus tangan jessica pelan.

” Setelah ini, kau akan menjadi seorang istri nona hwang kekekeke”. Goda jessica dan tiffany tertawa mendengarnya.

“Lalu kapan kau akan menyusul ku nona jung ?”. Balas tiffany sambil terus bergandengan dengan sahabat terbaiknya itu.

” Sampai si bodoh itu sedikit lebih pintar dan mempunyai keberanian tentunya”.

” Hahahahahahaha…..”. Tawa keduanya.

.

.

.

.

.

Sementara itu di altar gereja, puluhan undangan sudah duduk menunggu mempelai wanitanya untuk segera masuk. Di barisan depan terlihat beberapa gadis dengan pakaian yang hampir serupa duduk manis menunggu acara dimulai. Sedangkan di depan mimbar berdiri seorang gadis mungil dengan rambut emas panjangnya tergerai indah. Terlihat jika gadis itu  gugup luar biasa. Berkali kali ia terlihat mengusap tengkuk belakangnya serta memijit pelan jarinya, untuk mengusir rasa gugup yang kini sedang ia rasakan. Bagaimana tidak gugup jika hari ini, di puluhan pasang mata, ia akan menjadikan seorang wanita yang dicintainya mengucap janji sehidup semati dengan nya.

” Taeyeon~aahhh ~~”. Yeoja yang dipanggil pun menolehkan kepalanya ke arah bangku yang diisi oleh 6 orang gadis cantik tadi.

“FIGHTING NEE!!!”. Kata mereka bersamaan sambil mengepalkan tangan memberikan semangat kepada eonnie serta sahabatnya tersebut.

Kim taeyeon tersenyum menganggukkan kepalanya. Rasa gugup yang sejak tadi mengganggu terasa hilang saat mendengar teriakan sahabat serta adik semata wayangnya. Ia memang butuh support untuk masalah seperti ini. Dan untungnya, ia mempunyai mereka yang akan selalu ada untuk nya.

Setelah menunggu sedikit lama, pintu gereja yang sejak tadi tertutup rapat perlahan dibuka dari luar. Para tamu undangan yang memang sudah menunggu lama tanpa diperintah berdiri dengan tidak sabar menunggu sang pengantin masuk. Dari luar, seorang malaikat, ah ani maksudnya calon pengantin wanita melangkah anggun ditemani oleh seorang laki laki dengan wajah serta lengkungan mata yang hampir mirip dengannya. Ia adalah Leo Hwang, Oppa Tiffany yang menjadi pendamping untuknya. Dilengan yang kokoh itu tiffany meletakan jari jari mungilnya. Berjalan pelan bak seorang puteri kerajaan.

Semua yang melihat betapa sempurna nya seorang tiffany hanya bisa tersenyum kagum. Tak terkecuali, Kim Taeyeon yang sebentar lagi akan menjadikan gadis itu sebagai pasangan hidupnya. Kim Taeyeon memang tau betapa cantik gadisnya. Tapi dengan balutan gaun indah yang melekat di tubuh sempurnanya, membuat Kim Taeyeon merasa menjadi yeoja paling beruntung didunia.

Not sure if you know this
Tak yakin apakah kau tahu ini

But when we first met
Tapi saat pertama kita berjumpa

I got so nervous I couldn’t speak
Aku sangat grogi hingga tak dapat berkata apa-apa

In that very moment
Pada saat itu

I found the one and
Kutemukan seseorang dan

My life had found its missing piece
Hidupku tlah temukan kepingannya yang hilang

Sekolah saat itu sudah bubar sejak 1 jam yang lalu. Tapi dilapangan masih tersisa beberapa murid yang sore itu tengah berlatih untuk mengikuti pertandingan basket yang diselenggarakan oleh sekolah mereka sendiri. Terlihat 4 orang yeoja tengah meneguk sebotol air meniral yang telah disiapkan oleh coach mereka.

” Taeyeon~ah, jadi kapan kau akan mengutarakan perasaan mu pada gadis amerika itu huh ?”. Tanya gadis berkulit sedikit coklat disebelahnya.

” Ingat tae, si amerika itu anak baru disini. Dan ia juga termasuk salah satu gadis populer di SHIDAE, jika kau lambat sedikit, aku yakin jika ia pasti sudah tidak free lagi”. Gadis jangkung disebelahnya ikut memberi saran dengan mulut penuh makanan.

” Yang kalian sebut gadis amerika itu punya nama pabo. Tippany Hwang namanya. Aisshh… kenapa kalian hanya menyebutnya gadis amerika saja”.

” Tiffany Kim Taeyeon. TIF..FA..NNY,  bukan tippany bodoh”. Eja gadis berambut seperti pelangi yang sedang asik melakukan peregangan.

” Bagaimana ia mau berterus terang jika kenyataanya, untuk memulai percakapan saja kau tidak berani taeng. Tapi kau tak perlu khawatir. Aku akan membantu mu”. Gadis tanned itu terlihat sangat bersemangat saat mengatakanya.

” Aku juga akan membantu mu taeng. Untuk apa arti sebuah pertemanan jika tidak saling membantu”. Sahut gadis jangkung yang tak kalah bersemangat dengan gadis tadi.

” Yaah bagaimana dengan mu hyo?”.

” Kau fikir aku akan diam saja melihat sepupu kesayangan ku seperti ini huh?”. Senyum gadis berambut pelangi yang merupakan sepupu dari taeyeon.

Yah… kim taeyeon mungkin telah menemukan kepingan pelengkap hidupnya yang sempat hilang. Mungkin bukan hilang hanya saja, ia belum dipertemukan oleh orang yang tepat. Tapi itu dulu. Sebelum ia mengenal sosok tiffany hwang, teman masa sekolah menengahnya.

Meskipun jarak antar pintu ke mimbar tidak begitu jauh, ntah mengapa bagi mereka yang hadir disana terasa sedikit lebih jauh. Begitu juga yang dirasakan oleh taeyeon. Taeyeon yang sejak tadi sudah menunggu kedatangan tiffany terus saja menyunggingkan seulas senyum. Senyum kebahagian tentunya.

Sementara itu….

” Aigoo… Yuri~ah lihat lah. Bukankah tiffany sangat cantik??”. Choi sooyoung, yang merupakan sahabat dari keduanya tersenyum senang melihat pengantin tersebut.

” Kau benar soo. Tiffany terlihat sangat cantik. Dan si midget itu tak kalah cantik aku rasa”. Angguk yuri mantap.

” Ne kau benar eonnie. Aku rasa keduanya tak kalah cantik kekeke~~”. Tawa gadis bermata rusa yang duduk disebelah kim hyoyeon.

” Jika seperti ini, aku jadi ingin segera mengajak sica baby ku menikah kekekeke”. Tawa yuri lucu.

” Aku tidak akan mau sebelum kau mengabulkan permintaan ku seobang”. Balas jessica datar.

” Ommo~~ Kapan kau datang baby??”. Kaget yuri yang mendapati jessica sudah duduk lagi disebelahnya.

” Sudah beberapa menit yang lalu saat kau fokus melihat butt Tiffany”. Kesal jessica sambil mencubit perut yuri.

” Buahahahahahaha”. Suara tawa tertahan terdengar dari kumpulan gadis cantik yang mendengar percakapan antara yuri dan kekasihnya, jessica jung.

” Sica Baby~~ kapan kita seperti taeng dan tiffany ? Aku yakin kau akan jauuh lebih cantik saat kau berdiri disana bersama ku nanti. Kita menikah yah?”. Ajak yuri dengan wajah imut yang dibuat buat.

” Jadi menurut mu selama ini aku tidak cantik huh?”. Glare jessica sambil siap mencubit perut rata kesayanya yuri.

“An.. aniya… sicababy~ kau cantik. Bahkan jika kau tidak memakai make up kau tetap cantik”.

“Turuti kemauan ku dan aku akan menikah dengan mu”.

” Baiklah baby~”. Balas yuri lemas.

” Hyunie~ aku merasa kasihan melihat yul eonnie”. Timpal yoona, adik dari kwon yuri.

“Mereka itu unik yoong. Sica eonnie cemburu karena yul eonnie lebih memanjakan Hani juga dooe hahaha”. Tawa SeoHyun.

” Mereka itu pasangan aneh seo, bukan unik. Mana ada pasangan yang cemburu dengan hewan peliharaannya pffftt”. Tawa Hyoyeon ikut mengomentari percakapan maknae barusan.

” Kim Hyoyeon, kau mau rambut mu kubuat acak acakan dihari pernikahan sepupu dan sahabat mu ini huh ?”. Jessica yang mendengar perkataan hyoyeon membalasnya dengan horror.

“A..niya sica. Aku hanya salah berbicara tadi. Mianhae sica~ah”. Kata hyoyeon takut.

” Sudahlah kalian ini. Kenapa membicarakan hal hal aneh seperti itu disini. Fokuslah pada acara ini, arra?”. Lerai yeoja mungil yang sejak tadi diam saja mendengar ocehan sahabat sahabatnya yang tidak masuk akal itu.

Sesampainya di depan mimbar, leo hwang segera melepaskan tangan adik perempuannya. Sebagai lelaki tertua di keluarga hwang, ia bertanggung jawab menjadi wali untuk adiknya. Ia seperti berat melepaskan adik kesayanganya itu. Ia tidak menyangka, gadis kecil yang dulu selalu menangis jika ia meledeknya sekarang akan segera menikah. Menjalani kehidupan barunya bersama taeyeon, gadis pilihanya.

” Taeyeon~ah, sebenarnya aku sangat berat melepas Stephanie ku untuk orang lain”. Kata leo oppa bercanda.

” Oppa~”. Tiffany memukul pelan lengan oppa nya itu.

” Tapi aku yakin jika kau jaub lebih bisa menjaga dan membahagiakan adik kecil ku ini. Jadi ku mohon, buat lah keputusan ku menjadi tidak sia sia taeng”. Leo Hwang, lelaki yang sudah taeyeon anggap seperti oppa nya sendiri menyerahkan genggaman tangan adiknya kepada Taeyeon.

“Oppa tidak perlu khawatir. Aku akan menjaganya, selama aku masih diberi kehidupan didunia ini, selama itu pula aku akan selalu menjaga dan mencintai tippany ku. Bahkan jika aku harus pergi mendahuluinya, aku akan tetap menjaganya dari sana”. Balas taeyeon mantap sambil menggenggam jemari tiffany.

” Arraseo. Aku percaya padamu Taeng. Gomawo sudah begitu mencintai nya”. Leo Hwang memeluk taeyeon erat. Menepuk belakang kepala gadis itu pelan.

So as long as I live I love you
Maka selama aku masih hidup, aku kan mencintaimu

Will have and hold you 
Aku kan miliki dan mendekapmu

You look so beautiful in white
Kau tampak sangat cantik berpakaian putih

And from now to my very last breath
Dan mulai kini hingga hembusan nafas terakhirku

This day I’ll cherish
Hari ini kan kukenang

You look so beautiful in white
Kau tampak sangat cantik berpakaian putih

Tonight
Malam ini

” Kau cantik dengan gaun putih itu panny~ah”. Tulus taeyeon memuji pasanganya, yang sebentar lagi akan menjadi bagian dari cerita indahnya.

” Kau juga cantik taetae~ aku rasa kita sama sama cantik malam ini”. Balas tiffany menggoda taeyeon.

Semua yang ada hadir tertawa mendengar keduanya saling memuji satu sama lain. Bahkan pastur yang akan menikahkan mereka pun ikut tersenyum mendengarnya.

” Baiklah dihari yang bahagia ini, saudara kita akan mengikat janji suci dan menjadi pasangan yang selalu setia saat suka maupun duka. Bukan begitu, nona Kim? Nona Hwang? “. Tanya Tuan park, pastur yang akan menikahkan keduanya. 

” Ne “. Jawab Taeny Kompak satu sama lain.

” Baiklah Kim Taeyeon, apakah kau bersedia menjadikan Tiffany Hwang sebagai pendamping hidup mu ? Menjaga dan mencintainya serta selalu ada saat suka dan duka ??”. Tanya sang pastur sambil memegang puncak kepala Kim Taeyeon.

” Ne, saya bersedia”. Jawab kim taeyeon tanpa keraguan sedikit pun. 

“Lalu apakah kau bersedia mendampingi Kim Taeyeon disaat senang maupun sedih? Tawa juga tangisnya Tiffany Hwang?”. Kini gantian, tiffany yang mengucapkan janji seumur hidup itu.

“Ne, saya bersedia”. Angguk tiffany dengan mata yang sudah tidak bisa melihat dengan jelas dikarenakan air matanya yang hampir jatuh.

” Jika seperti itu, aku menikahkan kalian berdua Anak ku. Berbahagialah kalian. Dan kim taeyeon, pakaikan cincin untuk istri mu”.

My love is endless
Cintaku tak lekang oleh waktu

And with this ring I
Dan dengan cincin ini aku

Say to the world
Kukatakan pada dunia

You’re my every reason 
Engkaulah alasanku

You’re all that I believe in
Engkaulah yang kupercayai

With all my heart I mean every word
Dengan sepenuh hatiku, tiap kataku ini yang sebenarnya

Dengan tangan gemetar taeyeon meraih jari lentik tiffany. Cincin indah yang sudah ia persiapkan jauh jauh hari terlihat begitu berkilauan terkena sinar lampu malam hari didalam gereja sakral ini. Tidak terlalu mewah memang, namun sangat pas di jari manis tiffany. Tiffany sudah tidak bisa lagi menahan air matanya. Gadis itu menangis tepat saat cincin itu terpasang di jari manis nya. Kim taeyeon tersenyum puas melihat hasil kerjanya.

” Urii Taeyeoooonn jjaaaaangg!!!!”. Teriak yuri kencang yang mendapat tepuk tangan setelahnya.

” Kau hebaat Kim midgeettt hahahahah”. Tawa sooyoung sambil menepukan tangannya bahagia.

Disebelahnya, terlihat Jessica, SeoHyun serta Sunny ikut meneteskan air mata bahagianya. Mereka senang jika akhirnya eonnie serta sahabatnya itu bisa bersatu.

” Hyo eonnie kenapa mata ku terasa perih sekali ?”. Tanya yoona sambil berusaha untuk tidak menangis.

” Mungkin kau kelilipan yoong”. Jawab hyoyeon asal yang ternyata ia juga tengah sibuk melap air matanya yang menetes melihat betapa mengharukanya proses pernikahan supupu pendeknya itu.

” Baiklah nona nona cantik, terima kasih atas semangat kalian. Tapi kini saat saat yang mungkin di tunggu tunggu oleh kedua mempelai kita malam ini”. Kata pastur tersebut dengan senyuman maklumnya.

” Kim Taeyeon, kau boleh mencium istri mu sekarang”. Lanjut pastur sambil sedikit mundur memberi ruang untuk keduanya.

” Panny~ah sejujurnya aku sedikit malu mencium mu didepan banyak orang”. Kata taeyeon yang mengundang tawa.

” Kau memang masih mempunyai malu taeng?”. Sahut Sooyoung dan kembali terdengar gelak tawa para tamu undangan.

” Yaah!! Panny~aaahh… youngie  meledek ku”. Rengek taeyeon lucu.

” Kim Taeyeon. Kau baru saja menikah dan sekarang kau mengadu pada istri mu? Ckckckc memalukan”. Goda yuri, teman paling jahil selain sooyoung tentunya.

” Aiisshh… awas kalian”. Kesal taeyeon yang lagi lagi menjadi korban kejahilan teman temannya.

” So, apa kau ingin mencium ku atau tidak taetae ?”. Tanya tiffany sambil mencubit pelan pipi taeyeon.

” Tentu saja. Tapi sebelumnya aku ingin mengahapus air matamu”.

” Berjanjilah padaku untuk tidak menjatuhkan air mata mu jika itu bukan air mata kebahagiaan, arra nyonya kim?”. Goda taeyeon sambil menghapus air mata tiffany dengan jari jari nya.

” Asal kau tidak membuat ku kesal, aku tidak akan pernah sedikit pun menjatuhkan air mata ku”. Balas tiffany sambil sedikit mamajukan badannya ke arah taeyeon.

” Baiklah, kalau begitu aku berjanji”. Balas taeyeon yakin.

” Naduyeo sayang~~ “. Kata tiffany pelan.

Jarak keduanya semakin dekat. Ini memang bukan menjadi ciuman yang pertama bagi mereka. Tapi ini ciuman pertama untuk keduanya sebagai pasangan pengantin.

” Saranghae Tippany~”.

Chu…

Kim taeyeon mencium kening tiffany dengan lembut.

” Nan neomu saranghaeyo”.

Kini turun di kedua kelopak mata indah milik istrinya.

” Gomawo sudah memilihku untuk menjadi yang terakhir untuk mu,  Tiffany Kim”.

Kedua bibir berwarna pink itu menyatu dihadapan banyak pasang mata. Tidak terlalu panas karena kim taeyeon menciumnya benar benar dengan segenap perasaan, seolah olah jika tiffany adalah mahakarya yang akan hancur jika ia terlau kuat memeluknya.

” WOHOOOOOO KIM TAEYOOOONN KAUU DAEBAAAAKKK!!!!! JJAAAANG!!!!”. Lagi lagi, terdengar teriakan dari kursi paling depan.

Kwon yuri, Choi sooyoung, Kim hyoyeon serta Kwon Yoona begitu bersemangat sampai sampai mereka tidak sadar berteriak dan berdiri dari kursi masing masing dan menjadi pusat perhatian, tapi sepertinya mereka tidak perduli.

” YAAA SHIKEROO!!!”.

Karena kelakuan yang sangat memalukan, Jessica dan Sunny berteriak kencang agar manusia manusia bodoh disebelahnya berhenti berteriak serta membuat heboh acara pernikahan sahabat mereka. Tapi mereka lupa jika kenyataanya suara mereka jauh lebih kencang dari 4 manusia bodoh tadi.

THE END.

BYEE KEONGEEERSS 🐌🐌🐌🐌

Advertisements

38 comments

  1. iya sama2 cantik thor pengantinnya,, hahahha ngakak gue,, ngebayangin mereka nikah agak gimana gitu tapi gue sukaaaa

  2. diabetess gue baca ff ini
    dn ngakak bacanya tingkah mreka lucu bngetttt,, duhh taenyy sweet bngetttttt
    suka bnget thor maa ff ni
    semangat terus ya buatt ff nya hwaitingg

  3. haha uda sweet”y eh muncul 5 makhluk somplak alhasil jdi ngakak bca klakuan mereka emg daebak kelakuan ‘y bkn org ketawa mu d ff mu d dunia nyata ttp aj kocak haha

  4. penonton lbh heboh dr pengantin nya untung aja kgk ada undangan vvip malam pertama taeny mungkin tuh pra somplakers udh bersa nnton konser snsd pkek encore…
    permintaan sica apaan minta yuri goreng hani sma dooe biar kgk ada penggangu ya…

  5. aduh tae mah, barusan diresmiin nikah, udh ngadu aja sama fany wkwkkw. itu mreka emg prankster banget, di nikahan orang jg berisik gitu hhahaha

  6. So sweeeeet seneng banget deh kalo liat taeny apalagi kalo lagi romantisnya kumat, trus sifat manjanya fany dan kelakuan tae yg kadang kayak anak kecil hehe
    Yul, Soo, sama Hyo emang seneng banget yaa kalo isengin tae wakakak

  7. Kelakuan para dancing machine -____- asdfghjkl…. malem pertama taeny kagak dibikin ff thor??? *puppyeyes* 😀

  8. Woahhh….. Tae udah nasib, emang kalo punya temen2 jahil kayak yoonyulsoohyo lagi nikahan aja tetep diledekin kkkk…

  9. bhuahaha..pertanyaanya adalah apa yg diminta sica yg menghrskan yul untuk mnuruti permintaannya dan bersedia menikah? hmm,, ? or mata gw krg pokus kali?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s